Ergonomi Dan Postur Janggal

Ergonomi Dan Postur Janggal

Postur kerja, postur janggal

Postur kerja

Postur kerja, suatu ergonomi perspektif, langsung saja kita bahas ke sisi praktis saja. Bahwa ketika melakukan pekerjaan terdapat dua jenis postur_tubuh yang mungkin terjadi. Yang pertama, adalah postur_normal dan kedua, adalah postur_janggal. Biasanya postur_normal jarang ditemukan dalam bekerja. Yang banyak ditemukan tentulah postur janggal sebab dalam menuntaskan pekerjaan seseorang akan melakukan pergerakan-pergerakan pada sumbu sendi tertentu, dan hal tersebut akan mengubah postur_normal menjadi postur janggal.

Postur normal

Untuk mempermudah pemahaman postur janggal, kita lihat terlebih dahulu seperti apa dan bagaimana postur_normal. Lihat Gambar 1. Ciri postur_normal yang disepakati secara luas didalam bidang ergonomi, adalah sebagai berikut:

  1. Posisi tegak lurus, atau tidur telentang diatas bantalan yang agak keras.
  2. Perhatikan garis merah pada gambar 1. Center of gravity berat badan jatuh pada persis antara dua telapak kaki. Karena itu tubuh dalam posisi stabil.
    Hal tersebut sama halnya bila balok didirikan tegak lurus pada dasar yang mendatar. Ia tidak mudah jatuh. Semua moment yang berkerja adalah nol.
  3. Posture kerja yang stabil. tidak cepat lelah karena otot bekerja minimal. Semua persendi dalam posisi nantural menghadapi pergerakan.

 

Gambar 1. Postur_normal

 

Postur Janggal

Postur kerja yang janggal adalah setiap ada perubahan posisi tubuh sehingga tidak sesuai dengan postur_normal pada gambar 1 diatas.

Sehingga postur kerja membungkuk, menengadah, miring ke kanan, ke kiri misalnya di kategorikan sebagai postur janggal.

Apa yang terjadi pada postur janggal?

Bila balok pada contoh diatas dimiringkan maka center of gavitynya berubah, maka pada center of gravity tersebut timbul moment baru yang akan menarik balok kebawah. Balok dikatakan dalam posisi tidak stabil, dia akan jatuh sesuai arah gravitasi bumi. Kita bisa membuatnya stabil pada posisi miring tersebut, asalkan kita berikan momen yang berlawanan arah (dengan gravitasi). Semacam diberikan counter moment. Misal di gantung menggunakan tali,

Bila tubuh yang membungkuk. sama halnya dengan balok. dia tidak stabil, cenderung akan jatuh menuruti arah gravitasi bumi. Untuk mencapai stabilitas agar tidak jatuh, maka otot-otot tubuh melakukan gerakan melawan arah moment badan. Otot mengeluarkan sejumlah energi. Secara singkat artinya adalah bila otot mengeluarkan energi diluar kapasitas normalnya maka ia akan lelah, selanjutnya fungsinya error, bahkan fail / failure mempertahan posisi tubuhnya tersebut. Dan bisa jadi berujung pada kecelakaan atau cedera otot rangka.

Energi yang dikuras pada postur kerja yang demikian berbanding lurus dengan variabel-variabel independent berikut:

      • besar sudut kemiringan
      • besar beban yang dipikul
      • lamanya memikul postur kerja tersebut
      • frekuensi melakukan postur kerja tersebut.

Artinya semakin besar nilai masing-masing variabel diatas. maka postur kerja tersebut semakin tinggi risikonya, begitu juga sebaliknya bila semakin kecil. Bahkan bila salah satu variabel diatas mendekati nol maka bisa risiko pada posture kerja tersebut dapat diabaikan. Dalam metematis risiko diberlakukan fungsi perkalian.

 

 

Related dengan …

Bahaya ergonomi

Posture Janggal Tidak Selalu Berisiko

Ergonomi didalam kecelakaan kerja

 

Ergonomi dan kecelakaan kerja

Ergonomi dan kecelakaan kerja

 

 

 

Ergonomi dan kecelakaan kerja, ungkapan yang sering ditanyakan seperti apa hubungannya antara ergonomi dan kecelakaan kerja, dan kesehatan kerja.

Dalam konteks kecelakaan kerja, ergonomi yang buruk menempati posisi sebagai hazard yang biasa disebut hazard ergonomi atau bahaya ergonomi. .Sebagian besar pekerjaan masih dilakukan, atau melibat peran manusia (sekitar 80%). Oleh sebab itu peran ergonomi dalam k3 memiliki kontribusi cukup besar dalam menimbulkan kecelakaan dan gangguan kesehatan pekerja. Ergonomi dan keselamatan kerja seperti dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Ergonomi dan kecelakaan kerja

Hubungan ergonomi & kecelakaan kerja terletak pada hazard ergomi yang disebabkan buruknya disain pada sistem kerja. Sistem kerja ergonomi yang dimaksudnya adalah:

  • Buruknya disain pada pekerjaan
  • Buruknya disain pada alat kerja
  • Buruknya disain pada lingkungan kerja.

Untuk ketiga disain diatas kita sebut dengan sebutan pendek yaitu Disain Ergonomi. Disain Ergonomi yang buruk akan menyebabkan pekerja gagal memanfaatkan fungsi tubuhnyya yang digunakan untuk bekerja. Kegagalan tersebut akan menyebabkan Error dalam prosedur, dan gagal mencegah terjadinya kecelakaan.

Dalam banyak literatur tercatat banyak kejadian yang merugikan karena buruknya pertimbangan ergonomi didalam sistem kerja. Mungkin karena kurang disadari, pertimbangan tersebut terlupakan sehingga bahkan mendatangkan kecelakaan berskala besar. Mungkin anda pernah mendengar kecelakaan Bhopal, salah satu kajiannya disana mengatakan terdapat kesalahan didalam pengaturan / prosedur shift kerja. Sehingga pensan penting dari petugas shift sebelumnya tidak sampai pada petugas pengganti. Pada kasus ini dapat dikategorikan masalah ergnominya adalah Disain Pekerjaan Yang Buruk.

Disain Ergonomi

Disain yang ergonomis dimaksudkan apabila disain anggota sistem kerja sesuai dengan karakteristik pekerja. Ketika hal tersebut tercapai maka sistem kerja dalam kondisi minimal dalam menimbulkan kesalahan bertindak, gagal bertindak dengan tepat.pada pekerja. Disain sistem kerja yang baik sisi ergonominya adalah sistem kerja dimana pekerja tidak merasa bekerja. Semua sub sistem yang disekelilingnya sangat cocok, nyaman, dan hal ini akan menghasilkan kerja yang efisien, efektif, dan dapat meningkatkan produktifitas.

Hazard ergonomi adalah hazard yang disebabkan oleh buruknya disain pada sistem kerja. Hazard ergonomi adalah disain yg buruk pada sistem kerja. Disain sistem kerja yang buruk dapat berikat pada aspek keselamatan kerja (seperti timbulnya kecelakaan), dan aspek kesehatan sepertinya timbulnya penyakit akibat kerja.

Postingan yang mirip:

Bahaya ergonomi

Youtube

Postur kerja